Tata Cara Jenis-Jenis Dalam Memandikan Bayi

Ketika hendak memandikan bayi hendaklah diperhatikan segala sesuatunya. Mulai dari peralatan yang harus dibawa, sampai kepada suhu udara disekitarnya. Suhu yang baik ketika memandikan bayi hendaknya ada pada suhu ruangan (24 celsius). Sehingga kehangatan tubh bayi dapat terjaga secara maksimal. Bayi yang baru lahir memiliki lemak tubuh yang terbatas. Sehingga mudah sekali kehilangan panas dalam tubuh mereka.

Ketika hendak memandikan bayi ditempat wadah penampungan air dengan cara direndam, maka hendaklah melakukannya ketika lepasnya tali pusar bayi. Untuk bayi yang baru sebaiknya cukup di spon saja. secara garis besar dalam tata cara memandikan bayi baru lahir terdapat dua jenis yaitu:

Tata Cara Jenis-Jenis Dalam Memandikan Bayi

1. Mandi dengan menggunakan spon atau waslap
Spon atau waslap digunakan dalam memandikan mandi tanpa harus merendamkan bayinya. Dalam prakteknya, dengan menggunakan lap khusus untuk membersihkan area sekitar wajah dan tangan bayi paling sedikit dua kali sehari. Dapat juga digunakan lidi kapas yang dicelupkan ke dalam alkohol untuk membersihkan daerah sekitar pusarnya. Sementara penggunaan waslap dilakukan saat membersihkan area sekitar popok bayi ketika bayi ngompol. Setelah semuanya beres maka keringkan dan tutupi tubuh bayi agar tidak merasa dingin.

2. Mandi secara menyeluruh
Mandi dalam hal ini maksudnya mandi secara menyeluruh, yaitu tumpahnya air ke tubuh. Pada bayi ketika akan dimandikan dalam mandi jenis ini. Disiapkan terlebih dahulu wadah penampung airnya dan air yang digunakanpun harus hangat sesuai dengan suhu tubuh. Saat memandikan bayi dalam posisi di masukan dalam air, jangan sekali-kali untuk meninggalkan bayi tanpa terjaga di dalam air, karena hal ini akan sangat berbahaya bagi bayi. Ketika memandikan bayi juga usahakan pegangan yang terjaga pada bayi, karena akibat sabun yang digunakan bisa jadi tubuh bayi menjadi licin. Untuk itu segeralah gunakan handuk yang bersih untuk mengalas bayi.

Hal yang lainnya saat memandikan bayi secara menyeluruh, bersihkan pula bagian-bagian mata, telinga, hidung dan kuku bayi. Pembersihannya dapat dilakuakn dengan menggunakan kain yang lembut dan basah pada bagian luarnya saja. Jika ada kejadian yang tidak diharapkan dalam melakukan pembersihan ini, misalnya bayi hidung anda yang tersumbat, segera laporkan ke pihak medis yang mempunyai peralatan yang lengkap untuk mengobati hal ini. Sedangkan untuk pembersihan kuku bayi dilakukan secara berkala ketika kuku bayi sudah mulai panjang dengan menggunakan gunting kuku khusus.
Semoga bermanfaat

Nurhasan

Sebagai seorang penulis, saya merasa bangga. Menulis adalah hal yang paling menyenangkan bagi saya, di samping dapat mengembangkan wawasan juga dapat berbagi informasi. Berbagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar