Workshop Bioteknologi Pertanian oleh LPPM IPB

Institut Pertanian Bogor baru-baru ini mengadakan workshop Bioteknologi Pertanian yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST Center), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB, bekerja sama dengan Foreign Agriculturan Services (FAS)-United States Department of Agriculture (USDA), Michigan State University (MSU) dan The International Service for the Acquisition of Agribiotech Applications (ISAAA).

Workshop Bioteknologi Pertanian oleh LPPM IPB

Acara yang bertajuk Agricultural Biotechnology Workshop ini diadakan tanggal 9 Juni 2014 lalu. Workshop yang diadakan di Anggrek Meeting Room, Hotel Neo+ Green Savana, Sentul City ini berlangsung selama lima hari. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus Institut Pertanian Bogor ini memiliki tujuan untuk membagi-bagikan informasi yang tepat mengenai potensi yang dimiliki oleh bioteknologi pertanian dan pangan secara umum. Dalam workhosop ini juga dikemukakan, selain ada potensi, bioteknologi juga memiliki risiko. Sehingga di dalam workshop ini dipaparkan berbagai macam kasus mengenai aplikasi bioteknologi pertanian yang terjadi di berbagai negara.

Konselor Pertanian FAS USDA, Ali Abdi menyatakan bahwa workshop ini diadakan sebagai sarana untuk para peserta saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan aplikasi bioteknologi pertanian. Workshop ini dilakukan dengan dua arah yakni dari arah pembicara yang datang dari India, Amerika Serikat, Filipina, dan juga Vietnam, dengan para partisipan.

Salah satu dari 16 ahli di bidang bioteknologi pertanian yang diundang ini, memaparkan pengalaman yang didapatkannya dari para petani yang menggunakan bioteknologi di negara-negara seperti China, India, dan Filipina. Selain itu, workshop ini juga mengundang peserta dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Pertanian, dan Dinas dari berbagai wilayah, akademisi, serta praktisi industri pertanian lainnya.

Nurhasan

Sebagai seorang penulis, saya merasa bangga. Menulis adalah hal yang paling menyenangkan bagi saya, di samping dapat mengembangkan wawasan juga dapat berbagi informasi. Berbagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar